Kuala Lumpur - Indonesia memulai laga kontra Malaysia
dengan sangat baik. Namun dua gol beruntun yang dibuat 'Harimau Malaya'
membuat 'Skuat Garuda' kehilangan fokus dan tak bisa mencetak gol
balasan.
Butuh hasil imbang untuk lolos ke semifinal, Indonesia
langsung tampil menekan pertahanan Malaysia di menit-menit awal laga.
Hasilnya adalah tiga peluang yang membuat barisan belakang tuan rumah
terancam masing-masing melalui Samsul Arif, Taufiq dan Irfan Bachdim.
Namun
Malaysia kemudian berhasil bangkit. Di menit 26 mereka berhasil
menjebol gawang Wahyu Tri Nugroho lewat sepakan Azamuddin Akil, dan
hanya dalam waktu empat empat menit Mahalli kembali menjebol gawang
Indonesia.
Setelah dua gol tersebut Indonesia tak pernah lagi
bisa membuat peluang matang. Hingga akhirnya laga tuntas, skor 2-0 untuk
keunggulan Malaysia masih bertahan.
"Ya, setelah kebobolan dua
gol, ada sedikit kehilangan fokus. Beberapa pemain tidak percaya
kebobolan gol itu. Karena sebelumnya, kami punya peluang untuk mencetak
gol," papar Nil Maizar.
"Saya tidak mau menyalahkan pemain.
Menurut saya, mereka sudah tampil cukup bagus. Kesalahan dalam permainan
itu bisa terjadi. Dan yang salah di sini adalah saya," lanjutnya.
Sementara
terkait keputusan memainkan Elie Aiboy alih-alih memasang Andik
Vermansyah sebagai starter, Nil menyebut itu merupakan bagian dari
strategi pelatih. Tak seperti saat menghadapi Singapura, Andik, yang
masuk setelah Indonesia tertinggal dua gol, tak mampu menjadi inspirasi
kebangkitan rekan-rekannya.
"Andik.. Sudah kita set seperti itu. Kami ingin memaksimalkan Elie Aiboy yang punya leadership dan pengalaman," jelas Nil.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar